Dalam penggunaan kata, dhuha terdiri dari 3 hruf yaitu dhad, haa dan waw. Sehingga dapat diartikan menjadi waktu tertentu di siang hari. Dalam amalan sholat sunnah agama islam, sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dilaksanakan oleh umat muslim di saat matahari mulai meninggi hingga awal waktu masuknya matahari bergeser ke barat sampai masuk waktu ¼ siang.

Penjelasan Waktu Sholat Dhuha

Penjelasan tentang waktu sholat dhuha dalam beberapa ayat alquran sudah dijelaskan sebagai mana dalam surat ad dhuha ayat 1, asy-syams ayat 1 dan al-araf ayat 98 yang berbunyi:

Ad-Dhuha ayat 1:

Artinya :

“Demi waktu matahari sepenggalahan naik”.

Asy-Syams ayat 1:

Artinya :

“Demi matahari dan cahayannya di pagi hari”.

Al-Araf ayat 98 :

Artinya :

“Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari tangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedan bermain ?”.

Hukum Sholat Dhuha

Sebelum mengetahu tata cara sholat dhuha yang benar, sebaiknya kita perlu mengetahui sholat dhuha sendiri termasuk jenis sholat sunnah apa. Berdasarkan kategori, sunnah pada sholat dhuha adalah shalat sunnah muakkad yang artinya sholat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan (hampir mendekati shalat wajib) dalam buku Reiza Farandika Kurniawan berjudul rahasia gerakan shalat sembuhkan berbagai penyakit dan jantung. Apabila sholat dhuha sering dilakukan oleh anda diantaranya maka akan memberikan manfaat yaitu dimudahkan rezeki, menenangkan pikiran, gerakan berolahraga yang baik buat tubuh. Banyaknya manfaat yang bisa anda dapatkan menjadikan sholat dhuha perlu dilakukan oleh anda.

Jumlah Rakaat Sholat Dhuha

Sholat dhuha juga dilakukan paling sedikit 2 rakaat. Namun anda juga bisa mengerjakan lebih dari 2 rakaat dengan menambah 2 rakaat salam, 2 rakaat salam dan 2 rakaat salam.  Dengan demikian sholat dhuha dilakukan dalam bilangan genap yakni 4,6,8 atau 12.

Tata Cara Sholat Dhuha

 Adapun tata cara sholat dhuha yang benar sesuai dengan syarat sholat dhuha adalah sebagai berikut.

  1. Niat

“Ushalli Sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa”.

Artinya :

Aku niat sholat sunah dhuha dua rakaat, karena Allah ta’ala”.

  1. Baca doa iftitah
  2. Baca surat al-fatihah
  3. Baca satu surat dalam Alquran. Dianjurkan pada raka’at pertama membaca surat Asy-Syam dan rakaat kedua surat al-lail
  4. Ruku dan membaca tasbih tiga kali
  5. I’tidal dan membaca bacaannya
  6. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
  7. Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya
  8. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
  9. Setelah rakaat pertama selesai, anda bisa lanjut melakukan rakaat kedua yang tata caranya seperti rakaat pertama.
  10. Tasyahhud akhir
  11. Salam 2 kali

Setelah anda melakukan sholat dhuha, ada baiknya anda membaca doa setelah sholat dhuha sebagai berikut.

 

“Allahumma innad dhuha dhuhaauka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal-jamaala jamaaluka, wal-qudrota qudratuka, wal-ishmata ‘ishmatuka. Allahuma in kanna rizqii fis samma-i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’asaran fayassirhu, wa-in kaana haraaman fa thahhirhu, wa in-kanaa ba’idan fa qaribhu, bihaqqi duhaa- ika wa bahaaika wa jamaalika, wa quwaatika,wa qudratika, aataini maa ataita ibadikash shalihin”.

Artinya :

“ Ya Allah, sesungguhnya sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuhaMu, keagungan adalah keagunganMu, keindahan adalah keindahanMu, kekuatan adalah kekuatanMu, penjagaan adalah penjagaanMu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah. Dengan kebenaran dhuhaMu, kekuasaanMu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Demikian penjelasan terkait keutamaan, manfaat, tata cara dan doa sesudah sholat dhuha yang benar. Semoga anda bisa mengetahui tata cara sholat dhuha yang benar dan menjadi amalan sholat sunnah rutin anda sekalian. Selamat mencoba.