Kembang kol merupakan salah satu sayuran yang termasuk jenis sayuran kubis, dengan banyak mengandung berbagai serat dan vitamin B yang tinggi  bagi kesehatan dan dapat melawan penuaan dini. kembang kol ini memiliki banyak nutria yang belum banyak orang ketahui yang bagus bagi tubuh.

Nah berikut ini ada beberapa manfaat yang harus anda ketahui agar dapat melawan penuan masa dini sebagai berikut.

  1. Nutrisi yang MelimpaH

Berdasarkan yang dilansir dari WebMD, dalam 100 gram kembang kol memiliki 25 kalori, 0 gram lemak, 5 gram karbohidrat, 2 gram serat makanan, 2 gram gula, 2 gram protein, dan 30 miligram sodium. Sedangkan untuk vitamin dan nutrisi, kembang kol memiliki 100% dari jumlah vitamin C harian yang direkomendasikan sekitar 1/4 dari vitamin K harian Anda, 6% dari potasium harian Anda, dan lebih dari 3% magnesium harian Anda.

  1. Anti-inflamasi

Senyawa bioaktif pada kembang kol berguna untuk mengurangi peradangan. Sayuran putih ini dikenal dapat mengatasi stres akibat ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas yang merusak sel dan kemampuan tubuh untuk melawan efek berbahayanya.

  1. Mendetoksifikasi Tubuh

Senyawa alami dalam kembang kol dapat juga membantu detoksifikasi tubuh. Detoksifikasi berfungsi untuk membantu menonaktifkan bahan kimia yang berpotensi merusak sehingga akan keluar dari tubuh secara lebih cepat.

  1. Kaya akan Serat

Serat dalam kembang kol hampir 12 gram. Oleh karena itu, kembang kol dapat mendukung kesehatan pencernaan, meningkatkan keteraturan usus, dan memberi makan bakteri baik dalam usus yang terkait dengan antiperadangan, kekebalan, dan suasana hati.

Perlu diketahui bahwa sebagian orang, terutama yang mengalami sindrom iritasi usus besar, kembang kol dapat menyebabkan gangguan pencernaan karena kembang kol termasuk dalam karbohidrat yang kurang bisa diserap oleh sistem pencernaan ke dalam aliran darah, memicu produksi gas sehingga menyebabkan perut kembung dan kram.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Ternyata, kembang kol dapat mendukung manajemen penurunan berat badan dengan menunda kembalinya kelaparan dan membantu mengatur kadar gula darah serta insulin.