Bagaimana cara mudah untuk lapor SPT tahunan pajak? Apa saja syarat melakukan pelaporan secara online? kali ini saya ingin membahas tentang cara mudah lapor SPT Tahunan pajak.

Pelayanan pajak dengan system online

pada saat ini masyarakat sudah mengenal teknologi internet dan menerapkannya pada berbagai bidang kehidupan. Berbagai hal yang dulunya selalu dilakukan dengan cara manual, saat ini telah dipermudah karena adanya wawasan dan jaringan internet.

Pada saat melalkukan pembayaran, pembelian satu barang, menggunakan jasa transportasi, semuanya termudahkan dengan penggunaan jaringan internet. Hal tersebut juga mulai di terapkan pada pelayanan pajak masyarakat yang kini telah memanfaatkan sistem online.

Pengertian DPJ Online

DPJ Online adalah suatu aplikasi berbentuk e-filing yang penyediaannya dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Adanya aplikasi e-filing ini menjadikan wajib pajak lebih mudah lagi dalam melaporkan SPT Pajaknya setiap tahun.

Saat ini wajib pajak tidak perlu lagi mengantri untuk mengurus SPT tahunan di kantor pajak, atau menggunakan jasa kurir dalam menangani urusan SPT Tahunan anda sebagai wajib pajak cukup membuka laptop atau komputer dengan dukungan jaringan internet atau koneksi.

Selanjutnya, buka situs DPJ Online dan mengisi formulir yang ada di sana, maka urusan SPT tahunan telah selesai dilakukan, pengisian formulir SPT Tahunan ini bisa dilakukan dimanapun anda berada dan kapanpun sehingga terasa sangat fleksibel dan sangat mudah.

Cara mendaftar DPJ Online

Sene;i, ,emdaftar DPJ Online untuk melakukan pembayaran SPT tahunan dengan mudah dan praktis, wajib pajak harus memiliki EFIN terlebih dahulu, EFIN merupakan singkatan dari Electronic Filing Identification Number atau disebut juga dengan nomor identifikasi e-filing.

Untuk mendapatkan EFIN, wajib pajak harus datang sendiri ke kantor pajak, tidak bisa diwakilkan oleh siapapun, hal yang perlu di perhatikan adalah wajib pajak tidak harus mengurus EFIN di KPP tempatnya terdaftar, bisa juga dilakukan melalui KPP mana saja.

Pada saat akan melakukan aktivasi EFIN, maka wajib pajak perlu membawa berbagai berkas yaitu: fotokopi KTP dan fotokopi kartu NPWP. Selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengisi formulir aktivasi EFIN lalu diserahkan pada loket, apabila EFIN telah di aktivasi maka bisa digunakan untuk berbagai layanan pada DPJ Online.

EFIN yang telah dibiliki ini harus disimpan dengan baik agar Anda bisa melakukan berbagai layanan yang ada pada DJP online dengan mudah dan efisien, apabila EFIN hilang maka anda harus meregistrasi ulang dari awal di kantor pajak terdekat.

Usai memiliki EFIN, berikut ini adalah langkah-langkah untuk mendaftar DJP Online :

#1 Buka Situs Resmi DJP

Kunjungi situs resmi DJP efiling.pajak.go.id agar Anda bisa mendapatkan semua pelayanan DJP online.

#2 Isi e-Form dengan Identitas Pribadi

Setelah memilih tombol daftar, langkah selanjutnya adalah memasukkan berbagai data yang dibutuhkan.

Masukkan NPWP, nomor EFIN yang aktif, kode keamanan, lalu klik tombol Verifikasi.

Setelah mengklik tombol verifikasi, maka akan muncul identitas wajib pajak.

Pastikan nama dan identitas lain yang muncul memang sesuai, jika tidak tandanya Anda salah memasukkan NPWP atau nomor EFIN.

#3 Aktivasi Akun

Setelah muncul identitas tersebut, Anda perlu memasukkan alamat email dan nomor HP. Kemudian, masukkan password lalu tekan tombol Simpan.

Bukalah inbox email dan cari kiriman dari DJP online.

Klik link yang diberikan untuk verifikasi email dan mengaktivasi DJP online.

Cara Lapor Pajak Via e-Filing DJP Online

Setelah memiliki akun, Anda perlu login ke situs djponline.pajak.go.id, dengan memasukkan NPWP beserta password yang telah Anda buat.

Kemudian, pilih menu Buat SPT, dan lanjutkan dengan menjawab pertanyaan yang isinya apakah besar pendapatan Anda kurang atau lebih dari 60 juta rupiah dalam satu tahun.

Apabila kurang dari 60 juta rupiah, maka Anda akan mendapatkan formulir 1770 SS. Apabila penghasilan di atas 60 juta rupiah, Anda akan mendapat formulir 1770 S.

Formulir 1770 SS dan 1770 S diperuntukkan bagi orang yang berstatus sebagai pegawai atau karyawan baik di pemerintahan maupun swasta.

Untuk yang sebagai pengusaha atau memiliki pekerjaan bebas seperti pengacara, notaris, akuntan dan sebagainya menggunakan formulir 1770.

Perbedaan mendasar dari ketiga formulir ini adalah jumlah penghasilan serta status pekerjaan yang dimiliki.

Setelah mendapat formulir yang sesuai dengan pekerjaan Anda, berikut ini adalah tahapan yang harus dilakukan:

#1 Mengisi SPT

Apabila belum pernah sama sekali mengisi data SPT, maka pilihlah tombol Normal.

Berbeda lagi jika sudah pernah namun ingin melakukan pengubahan beberapa data, yang dipilih adalah tombol Pembetulan.

Selanjutnya adalah mengklik tombol Berikutnya untuk meneruskan pengisian.

Ada 4 isian, pertama Isian A untuk mengisi sesuai yang tertera pada bukti pemotongan pajak A1/A2 dari bendahara kantor.

Isian B tentang jumlah pendapatan yang dikenai PPh final serta penghasilan yang tidak sebagai Objek Pajak.

Kemudian Isian C tentang total harta dan kewajiban yang dipunyai di akhir tahun. Terakhir Dsian D yang menyatakan bahwa semua isian adalah benar.

 

#2 Verifikasi SPT

Selanjutnya Anda akan masuk di menu Kirim SPT. Klik bagian verifikasi agar kode dikirim ke alamat email Anda.

Setelah mendapatkan email berisi kode verifikasi, Anda perlu meng-copy kode tersebut dan di-paste pada kolom yang tertera, lalu klik Kirim SPT.

Laporan SPT tahunan akan segera dikirimkan pada email Anda sebagai wajib pajak.

Pertanyaan yang sering diajukan adalah mengenai aktivasi EFIN saat menggunakan DJPonline.

Hal yang terpenting untuk diketahui adalah EFIN memiliki sifat personal, rahasia, serta berkekuatan hukum, sehingga yang mengurusnya harus yang bersangkutan tanpa bisa diwakilkan.

Apakah setelah ini Anda akan melaporkan SPT tahunan secara online? Mengapa demikian? Jelaskan jawaban Anda dan jangan lupa untuk membagikan info penting ini pada wajib pajak lainnya, terima kasih.

Sumber referensi : finansialku