Beberapa orang terkadang memerlukan file PDF untuk dikonversikan ke dokumen Word yang memungkinkan data diambil dan diubah bila diperlukan. Misalnya, dokumentasi kertas lama mungkin perlu didigitasi ke dalam format Word. Dokumen semacam itu dapat dipindai ke dalam format PDF dan kemudian diubah menjadi file Word menggunakan konversi dokumen terbaru dan teknologi terkini

1. Menggunakan Optical Character Recognition (OCR).

Proses konversi PDF ke Word dijelaskan di bawah ini dengan tangkapan layar:

  • Langkah 1:

Pada langkah pertama konversi PDF ke Word, file PDF harus dibuka dalam perangkat lunak OCR.

  • Langkah 2 :

Perangkat lunak OCR akan memulai proses pengenalan karakter, mereproduksi teks, tabel dan gambar semaksimal mungkin dengan PDF asli. Pada tahap ini, penyesuaian dapat dilakukan pada keselarasan tabel untuk memastikan format dan data tidak terpengaruh posting konversi.

  • Langkah 3:

File yang dikonversi kemudian disimpan dalam format .doc sebagai file Word.

Sebuah dokumen PDF, yang berjumlah ratusan halaman, dapat dikonversi ke format Word dalam hitungan menit oleh perangkat lunak. Namun, intervensi manual diperlukan untuk menyesuaikan keberpihakan dan pemformatan dan untuk memverifikasi perangkat lunak mendeteksi dan mengenali karakter dari PDF dengan benar. Pengendalian kualitas bisa diimplementasikan pada tahap ini.

Paragraf harus disesuaikan dalam dokumen Word yang dikonversi. Untuk ini, kotak dialog Paragraph harus dibuka di bawah Page Layout dan perubahannya dapat dilakukan untuk menyelaraskan, garis besar, lekukan dan jarak sesuai kebutuhan. Jika ada data yang diwakili sebagai tabel dalam dokumen PDF asli, maka dapat diformat setelah konversi dokumen. Hal ini dapat dilakukan dengan membuka tab Insert dan mengklik pilihan Table untuk memilih jumlah baris dan kolom yang dibutuhkan.

Gambar dalam dokumen Word yang dikonversi dapat diubah ukurannya, ditempatkan pada posisi yang sesuai, atau diformat. Jika perangkat lunak OCR tidak dapat mengenali gambar tertentu, file dapat disimpan secara manual dari PDF asli dan kemudian dimasukkan ke dalam file Word. Dengan bantuan teknologi perangkat lunak OCR, proses konversi PDF ke Word dapat dilakukan dalam hitungan menit. Teknologi ini bisa mengenali karakter seperti teks dan gambar dan mereproduksi PDF sebagai dokumen Word.

Namun, intervensi manual masih diperlukan untuk memverifikasi keakuratan dokumen yang dikonversi dan untuk memastikan pemformatan paragraf, tabel dan gambar dan penyajiannya sesuai dengan persyaratan atau spesifikasi. Seringkali, organisasi bisa meminta jutaan PDF semacam itu, yang jumlahnya bisa ratusan, dikonversi ke format Word untuk memungkinkan pencarian dan pengambilan informasi. Melaksanakan tugas rutin ini akan menghilangkan waktu berharga karyawan yang bisa dimanfaatkan dengan lebih baik untuk pekerjaan mission-critical.

2. Menggunakan Google Dokumen

  • Langkah 1 :

Buka https://docs.google.com di browser web. Jika Anda tidak masuk ke akun Google Anda secara otomatis, masukkan alamat email dan kata sandi Anda dan klik “next”

  • Langkah 2 :

Klik ikon folder. Bergantung pada setelan Anda, ada di kanan atas di bawah Galeri Template atau tepat di bawah gambar profil Anda.

  • Langkah 3 :

Pilih file PDF yang ingin Anda konversikan ke Word. Klik Open .
Langkah 4 :

Klik OK . File yang Anda pilih akan dikonversi ke dokumen Word dan dapat diedit.  Seperti halnya konversi PDF, dokumen yang dikonversi mungkin tidak memiliki korespondensi halaman ke halaman yang sempurna karena jeda baris, jeda halaman, grafik, dsb. Beberapa penyesuaian manual mungkin diperlukan.

Demikianlah 2 langkah sederhana yang bisa membuat anda mengkonversikan file PDF menjadi file Word dan bisa dengan mudah dilakukan pengeditan nantinya.

Baca Juga : cara membuat email